Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Ribuan Praja IPDN-ASN Dimobilisasi Bantu Pemulihan Banjir Sumatera

2026-01-06 | 09:40 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-06T02:40:25Z
Ruang Iklan

Ribuan Praja IPDN-ASN Dimobilisasi Bantu Pemulihan Banjir Sumatera

Ribuan praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) dan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Dalam Negeri mulai diterbangkan ke wilayah Sumatera yang dilanda banjir parah. Pengerahan 1.138 personel ini berlangsung sejak 3 Januari 2026 hingga 5 Januari 2026, bertujuan mempercepat pemulihan fungsi pemerintahan dan layanan publik pascabencana hidrometeorologi yang melanda akhir November 2025 lalu. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian secara langsung melepas keberangkatan tahap pertama di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, pada Sabtu (3/1/2026).

Misi kemanusiaan ini berfokus pada daerah-daerah terdampak terberat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Khususnya, Kabupaten Aceh Tamiang dan Aceh Utara menjadi prioritas utama penugasan, mengingat parahnya kerusakan yang membuat 22 desa hilang dan 1.580 kantor desa tidak berfungsi normal di tiga provinsi tersebut. Praja IPDN dan ASN Kemendagri akan bertugas selama satu bulan, dengan tugas utama membersihkan kantor-kantor dinas, mengaktifkan kembali pelayanan publik seperti administrasi kependudukan (dukcapil), dan membantu upaya kebangkitan ekonomi masyarakat. Mendagri Tito Karnavian menekankan bahwa pemulihan kantor pemerintahan merupakan indikator penting kebangkitan daerah pascabencana, serta menjadi bagian dari "kuliah kerja nyata" bagi para praja.

Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang wilayah utara dan tengah Pulau Sumatera pada akhir November 2025 telah menyebabkan dampak luar biasa. Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 3 Januari 2026 mencatat lebih dari 1.167 korban jiwa dan 165 orang hilang akibat musibah ini. Sementara itu, 11 daerah kabupaten/kota di Sumatera masih berstatus tanggap darurat, termasuk 10 daerah di Aceh dan Kabupaten Agam di Sumatera Barat, hingga awal Januari 2026. Pakar dari Universitas Gadjah Mada menyebut tragedi ini sebagai akumulasi "dosa ekologis" di hulu Daerah Aliran Sungai (DAS), dengan deforestasi masif yang mengurangi kemampuan alam menahan air hujan, diperparah oleh cuaca ekstrem dan Siklon Tropis Senyar pada 26 November 2025.

Kolaborasi sektor swasta juga menjadi pilar penting dalam respons ini. Lion Air Group menyediakan penerbangan gratis bagi seluruh personel praja IPDN dan ASN serta logistik sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) mereka. Presiden Direktur Lion Group Daniel Putut Kuncoro Adi menyatakan, pengerahan armada pesawat Airbus A330 dan Boeing 737 ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam mendukung misi kemanusiaan. Pemilihan Lion Air oleh Kemendagri didasari oleh ketersediaan armada yang banyak dan pengalaman Lion dalam misi kemanusiaan sebelumnya.

Kehadiran ribuan praja dan ASN ini diharapkan tidak hanya mempercepat pemulihan fisik infrastruktur pemerintahan, tetapi juga menumbuhkan kembali kepercayaan dan optimisme masyarakat terhadap layanan publik. Penugasan ini sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi praja IPDN dalam memahami kompleksitas penanggulangan bencana dan peran mereka sebagai calon pemimpin pemerintahan di masa depan. Namun, keberhasilan jangka panjang upaya pemulihan ini juga sangat bergantung pada perbaikan tata kelola lingkungan, terutama mitigasi deforestasi di wilayah hulu, untuk mencegah terulangnya bencana serupa dengan skala yang merusak di masa mendatang.