Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Petualangan Budaya: 12 Museum Indonesia Terbuka di Libur Tahun Baru 2026

2026-01-03 | 03:10 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2026-01-02T20:10:45Z
Ruang Iklan

Petualangan Budaya: 12 Museum Indonesia Terbuka di Libur Tahun Baru 2026

Silakan.

Puluhan ribu warga Indonesia memanfaatkan momentum libur Tahun Baru 2026 untuk menjelajahi kekayaan sejarah dan budaya bangsa di berbagai museum, menunjukkan tren peningkatan apresiasi terhadap warisan nasional. Menteri Kebudayaan Fadli Zon bahkan melaporkan lonjakan pengunjung di Museum Nasional Indonesia, dengan perkiraan mencapai 6.000 hingga 8.000 orang pada 31 Desember 2025, angka yang ia yakini akan terus tumbuh berkat penyesuaian fasilitas dan program edukasi. Fenomena ini tidak hanya memperkaya pengalaman liburan masyarakat, tetapi juga mengukuhkan peran vital museum sebagai pilar pendidikan dan pariwisata edukatif di tengah upaya revitalisasi sektor kebudayaan pascapandemi.

Seiring berakhirnya libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, sejumlah museum di kota-kota besar Indonesia tetap membuka pintunya, menawarkan alternatif rekreasi yang edukatif. Museum Nasional Indonesia di Jakarta, misalnya, mengumumkan penyesuaian jam operasional yang lebih panjang hingga pukul 20.00 WIB selama periode libur tersebut dan memberlakukan tarif masuk baru Rp 50.000 untuk dewasa WNI dan Rp 30.000 untuk pelajar mulai 1 Januari 2026. Kebijakan ini, menurut Fadli Zon, merupakan bentuk apresiasi terhadap museum dan upaya menyelaraskan harga tiket dengan standar internasional yang cenderung lebih tinggi. Museum of Modern and Contemporary Art in Nusantara (Museum MACAN) di Jakarta juga beroperasi normal dari Selasa hingga Minggu pukul 10.00–18.00 WIB, menjadi magnet bagi pecinta seni modern dan kontemporer dengan pameran seperti "Olafur Eliasson: Your curious journey" yang berlangsung hingga April 2026.

Di Bandung, Museum Geologi menjadi destinasi favorit selama libur panjang ini, menarik ribuan pengunjung dengan koleksi fosil, batuan, dan mineralnya, serta wahana edukasi seperti simulasi gempa. Museum ini membuka layanan dari Selasa hingga Kamis pukul 09.00–15.00 WIB, dan Sabtu-Minggu pukul 09.00–14.00 WIB, meskipun tutup pada hari Jumat dan libur nasional. Sementara itu, di Yogyakarta, kota budaya yang kaya akan warisan, beberapa museum turut menyambut wisatawan. Museum Sonobudoyo, yang menyimpan koleksi artefak budaya Jawa yang lengkap, dilaporkan masih stabil dalam kunjungan harian sekitar 1.500 hingga 2.500 pengunjung per hari selama libur Tahun Baru 2026, meskipun terjadi penurunan total pengunjung sepanjang tahun 2025 dibandingkan 2024. Museum Benteng Vredeburg juga menawarkan "Special Tour" hingga 2 Januari 2026, mengajak pengunjung menjelajahi sejarah kemerdekaan. Museum Angkut di Malang, Jawa Timur, dengan koleksi transportasinya dari berbagai era dan dunia, tetap menjadi daya tarik utama dan beroperasi setiap hari mulai pukul 12.00 WIB hingga 20.00 WIB. Di Surabaya, Monumen Tugu Pahlawan dan Museum 10 November juga direkomendasikan sebagai tujuan wisata edukatif yang buka selama libur tahun baru 2026, mengajak pengunjung mengenal perjuangan pahlawan nasional. Museum Surabaya di Siola, yang baru direvitalisasi, juga direncanakan akan dibuka kembali dan menampilkan sejarah kota tersebut.

Kebangkitan minat pada museum selama liburan mencerminkan pergeseran preferensi wisatawan domestik menuju pengalaman yang lebih bermakna dan edukatif, sejalan dengan upaya pemerintah dan pengelola museum untuk memodernisasi fasilitas dan meningkatkan daya tarik. Pada 2023, Museum Sejarah Jakarta mencatat 615.607 pengunjung, meningkat dari 542.254 pada 2022, sementara Museum Nasional Jakarta mencatat 399.220 pengunjung pada 2022 pascapandemi. Namun, tantangan masih membayangi, termasuk lemahnya pengelolaan, sumber daya manusia yang belum memadai, dan minimnya dukungan anggaran di banyak museum di Indonesia yang berjumlah sekitar 442 institusi, dengan Jawa Tengah dan DKI Jakarta memiliki jumlah terbanyak (masing-masing 63 museum). Pemanfaatan media sosial dan inovasi teknologi menjadi krusial untuk menarik audiens yang lebih muda, sebagaimana disarankan oleh beberapa akademisi. Peningkatan jumlah kunjungan selama liburan ini bukan hanya sekadar angka, melainkan indikator bahwa investasi pada sektor kebudayaan, khususnya museum, dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap pendidikan, pariwisata berkelanjutan, dan penguatan identitas bangsa di masa depan.