Museum Kepresidenan Republik Indonesia Balai Kirti kembali menggelar rangkaian acara bertajuk "Kelana Loka: Perjalanan Menjelajahi Nilai, Alam, dan Kreativitas Indonesia" di Bogor. Acara ini berlangsung selama satu pekan penuh, dimulai pada 30 November 2025 hingga 7 Desember 2025, dan secara resmi dibuka oleh Kepala Museum dan Cagar Budaya, Indira Esti Nurjadin.
Salah satu daya tarik utama dalam perhelatan Kelana Loka adalah program Walking Tour Kepresidenan. Tur berjalan kaki ini mengajak pengunjung untuk menjelajah sejarah kepresidenan dengan rute tematik yang dirancang untuk mengungkap sisi lain dan kisah-kisah humanis dari para Presiden Indonesia yang mungkin belum banyak diketahui khalayak umum. Mengusung tema spesifik "Kisah dari Kebun", tur ini menyoroti kepedulian para pemimpin bangsa terhadap lingkungan.
Antusiasme masyarakat terhadap walking tour ini cukup tinggi. Menurut Penanggung Jawab Unit Museum Kepresidenan RI Balai Kirti, Linda Siagian, jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini mencapai 250 orang, jauh meningkat dari kapasitas sebelumnya yang hanya sekitar 25 peserta. Bahkan, masih terdapat daftar tunggu bagi mereka yang ingin berpartisipasi. Linda menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan program bulanan, melainkan kegiatan berkala yang bisa digelar dua hingga tiga kali dalam setahun, dengan satu gelaran besar setiap tahunnya.
Selain walking tour, Kelana Loka juga menghadirkan beragam aktivitas lain. Program diskusi "Panggung Lestari" telah dilaksanakan pada 3 Desember 2025, mengangkat tema "Membangun dari Kebun". Diskusi ini menghadirkan narasumber Guruh Sukarno Putra, putra kelima Ir. Soekarno, dan Endang Sumitra, Purna Kepala Sub Bagian Istana Kepresidenan Bogor. Mereka mengeksplorasi kisah-kisah inspiratif dari para pemimpin dan tokoh bangsa, khususnya mengenai kepedulian mereka terhadap lingkungan.
Untuk pengunjung anak-anak, tersedia program "Petualangan di Balai Kirti" yang akan digelar pada 6 Desember 2025. Program ini melibatkan aktivitas mendongeng yang edukatif serta sesi melukis kue yang menyenangkan, berkolaborasi dengan komunitas Dongeng Kota Hujan dan Little Bom-Bom. Selain itu, terdapat pula workshop kreatif seperti Workshop Membatik yang bekerja sama dengan Handayani Geulis Batik Bogor dan Workshop Pottery bersama Yara Pottery, serta sebuah bazar.
Melalui rangkaian kegiatan Kelana Loka, Kementerian Kebudayaan menegaskan komitmen untuk meningkatkan aktivasi museum sebagai ruang publik yang dapat memberikan berbagai pengalaman menarik dan edukatif. Harapannya, masyarakat, terutama generasi muda, dapat terlibat aktif dalam melestarikan sejarah dan budaya, serta menumbuhkan cinta tanah air dan motivasi dari kisah para Presiden.