Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Terungkap! Pemenang Wonderful Indonesia Awards 2025: Desa Bilebante dan Gubernur Jambi Bersinar

2025-12-07 | 02:10 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-06T19:10:04Z
Ruang Iklan

Terungkap! Pemenang Wonderful Indonesia Awards 2025: Desa Bilebante dan Gubernur Jambi Bersinar

Kementerian Pariwisata Republik Indonesia sukses menyelenggarakan ajang perdana Wonderful Indonesia Awards (WIA) 2025 pada Jumat malam, 5 Desember 2025, di Gedung Sapta Pesona, Jakarta. Acara ini menjadi bentuk apresiasi bagi para insan pariwisata yang telah memberikan kontribusi nyata dalam memajukan sektor pariwisata Indonesia yang berkualitas, berdampak, dan berdaya saing tinggi. Menteri Pariwisata, Widiyanti Putri Wardhana, menyatakan bahwa Wonderful Indonesia Awards merupakan cermin perjalanan bersama untuk memastikan pariwisata Indonesia tumbuh dengan arah yang tepat, kuat, dan berkelanjutan.

Dalam gelaran bergengsi ini, Desa Wisata Hijau Bilebante dari Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, berhasil meraih predikat sebagai Desa Wisata Terbaik Nasional dan menjadi Juara Umum untuk kategori Desa Wisata. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan desa tersebut dalam menghadirkan pengalaman otentik bagi wisatawan serta perannya dalam mendorong pemerataan ekonomi masyarakat lokal melalui pariwisata. Menurut Kepala Desa Wisata Hijau Bilebante, Asrok, desa yang dulunya merupakan area galian tambang pasir ini berhasil direklamasi dan dikembangkan kembali menjadi kawasan pertanian serta destinasi pariwisata yang menawarkan berbagai aktivitas menarik.

Sementara itu, Gubernur Jambi, Al Haris, menorehkan prestasi gemilang dengan menerima penghargaan "Most Inspiring Tourism Leader" dalam ajang Wonderful Indonesia Awards 2025. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan Al Haris yang dinilai berhasil mendorong inovasi dan pengembangan sektor pariwisata di Provinsi Jambi. Gubernur Al Haris menyampaikan rasa syukurnya dan menegaskan bahwa penghargaan tersebut adalah tanggung jawab kolektif untuk menjaga dan mengembangkan potensi wisata Jambi, mulai dari alam, sejarah, hingga kuliner khas. Ia juga menekankan pentingnya pembangunan pariwisata berkelanjutan sebagai investasi jangka panjang daerah, mengingat sektor tambang memiliki batas usia, sementara pariwisata dapat terus menjadi aset kebanggaan dan sumber pertumbuhan ekonomi. Mantan Dirjen Pemasaran Pariwisata RI, Thamrin B. Bachri, turut mengapresiasi Al Haris yang dinilai sukses memerankan fungsi kepemimpinan sejati dalam memotivasi tindakan kolektif dan sangat peduli terhadap pengembangan sumber daya manusia pariwisata.

Wakil Menteri Pariwisata sekaligus Ketua Pelaksana WIA 2025, Ni Luh Puspa, menambahkan bahwa ajang perdana ini menjadi momentum untuk mendorong peningkatan standar pelayanan, kualitas acara, dan tata kelola destinasi, serta diharapkan menjadi awal dari kolaborasi dan karya nyata dalam mewujudkan pariwisata Indonesia yang unggul dan berkelanjutan. Beberapa penerima penghargaan penting lainnya termasuk Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiendani dan Wali Kota Surakarta Respati Achmad Ardianto sebagai "Most Inspiring Tourism Leader". Untuk kategori "Local Hero in Tourism" diberikan kepada Muhammad Ikhwan AM dari Sulawesi Selatan, Ritno Kurniawan dari Sumatera Barat, dan Rudi Hartono dari Kalimantan Barat. "Green Event of the Year" dianugerahkan kepada Jazz Gunung Bromo 2025, sementara Dewi Gontha menerima penghargaan sebagai "Key Figure in Event Industry". PT Grab Teknologi Indonesia mendapatkan penghargaan "The Most Collaborative Co-brand", Tiket.com sebagai "Partner of The Year", dan BCA sebagai "The Most Collaborative Tourism Village Partner".

Kinerja sektor pariwisata Indonesia sendiri terus menunjukkan peningkatan signifikan. Hingga Oktober 2025, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara mencapai 12,76 juta, sementara perjalanan wisatawan nusantara mencatat 997.905.719 perjalanan, yang merupakan angka tertinggi dalam sejarah atau meningkat 18,89 persen dibanding periode yang sama pada tahun 2024. Dalam setahun terakhir, pariwisata Indonesia juga berhasil meraih lebih dari 150 penghargaan dunia.