
Libur Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru) telah tiba, menandai dimulainya musim puncak perjalanan yang sibuk di seluruh Indonesia. Bandara-bandara terpantau ramai dengan lonjakan jumlah penumpang, dan penerbangan menuju destinasi favorit seperti Bali dilaporkan penuh. PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memprediksi total 10,5 juta penumpang akan dilayani di 37 bandara yang mereka kelola selama periode Nataru 2025/2026, sebuah peningkatan sebesar 4,1 persen dibandingkan periode tahun lalu.
Lonjakan mobilitas masyarakat diproyeksikan mencapai 119,5 juta orang secara nasional, meningkat 7,97 persen dari tahun sebelumnya. Puncak arus mudik Natal 2025 diperkirakan terjadi pada tanggal 20-21 Desember dan 24 Desember 2025. Sementara itu, puncak arus balik Nataru 2026 diprediksi akan berlangsung pada tanggal 2 hingga 4 Januari 2026. Untuk mengantisipasi peningkatan signifikan ini, InJourney Airports telah mengaktifkan posko Nataru di 37 bandara sejak 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, memastikan kesiapan penuh infrastruktur, fasilitas, dan personel. Bandara-bandara juga disiagakan untuk beroperasi 24 jam jika diperlukan.
Destinasi pariwisata utama seperti Bali menjadi magnet kuat selama libur panjang ini. Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai di Bali memprediksi akan melayani sekitar 1,5 juta penumpang selama periode Nataru. Pihak bandara telah menerima 510 pengajuan penerbangan tambahan untuk rute domestik menuju dan dari Bali. Puncak kepadatan penumpang di Bandara Ngurah Rai diperkirakan terjadi pada 19 Desember 2025 dengan perkiraan 79.993 penumpang. Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Badung, Bali, memproyeksikan tingkat hunian hotel akan mencapai 78 persen saat Natal dan melonjak hingga 97 persen saat Tahun Baru 2026. Observasi di lapangan juga menunjukkan bahwa penerbangan menuju Denpasar, Bali, sangat padat, bahkan tercatat ada penerbangan yang 99 persen penuh pada 20 Desember 2025. Rute Jakarta-Denpasar menjadi salah satu rute penerbangan domestik terpadat.
Maskapai penerbangan juga turut merespons tingginya permintaan ini dengan menambah kapasitas. Garuda Indonesia Group, misalnya, menyiapkan 126 penerbangan tambahan, termasuk untuk rute Denpasar (Bali). Secara total, InJourney Airports telah menerima 558 pengajuan penerbangan tambahan dari berbagai maskapai untuk periode Nataru 2025/2026.
Meskipun kesiapan telah dioptimalkan, potensi tantangan seperti cuaca buruk dan keterlambatan penerbangan tetap ada. InJourney Airports telah menyiapkan mitigasi dengan menyediakan area penampungan yang cukup luas untuk penumpang yang mengalami penundaan. Masyarakat diimbau untuk datang lebih awal ke bandara guna mengantisipasi kemacetan di akses menuju bandara dan memastikan kelancaran perjalanan mereka.