:strip_icc()/kly-media-production/medias/5444572/original/032808800_1765781672-word_media_image3.jpg)
Perjalanan tujuh hari di Kyushu menawarkan petualangan yang kaya akan cerita dan keajaiban alam, menjadikan pulau selatan Jepang ini sebuah permata tersembunyi yang menunggu untuk dijelajahi. Dimulai dari pusat keramaian, Fukuoka, kota terbesar di Kyushu, menjadi titik awal yang ideal dengan kemudahan akses kereta langsung dari Stasiun Hakata. Pengunjung dapat langsung mencicipi kelezatan Hakata ramen yang terkenal, mi tipis lurus dalam kaldu tulang babi keruh yang direbus selama berjam-jam, di salah satu kios yatai (kedai makanan jalanan) yang ramai di kota ini. Selain kuliner, Fukuoka menawarkan Taman Ohori dan reruntuhan Kastil Fukuoka untuk eksplorasi siang hari, atau kunjungan ke Nokonoshima Island Park untuk pemandangan taman bunga musiman.
Hari kedua membawa penjelajah menuju sejarah dan pemandangan indah Nagasaki, diawali dengan perjalanan pagi ke Kuil Dazaifu Tenmangu dan Museum Nasional Kyushu sebagai persinggahan dari Fukuoka. Sore harinya, pengalaman di Nagasaki dilanjutkan dengan menikmati pemandangan malam dari Gunung Inasa Ropeway. Kuliner khas Nagasaki seperti champon, hidangan mi yang kaya, dan kakuni manju, roti kukus berisi perut babi yang empuk, sangat direkomendasikan.
Hari ketiga sepenuhnya didedikasikan untuk menyelami kekayaan sejarah dan budaya Nagasaki, termasuk kunjungan ke Museum Bom Atom, Peace Park, Glover Garden, dan Gereja Oura yang merupakan gereja Kristen tertua di Jepang. Bagi yang berminat, tur perahu ke Pulau Hashima, atau yang dikenal sebagai Gunkanjima, dapat menjadi pilihan menarik jika kondisi cuaca memungkinkan. Jangan lupa untuk melihat Jembatan Meganebashi yang ikonik.
Memasuki hari keempat, perjalanan beralih ke lanskap megah Gunung Aso di Prefektur Kumamoto, salah satu kaldera terbesar di dunia. Pengunjung dapat mendaki atau menggunakan kereta gantung untuk menyaksikan kawah aktif Nakadake yang menakjubkan dan menikmati padang rumput Kusasenri yang luas. Sore harinya, relaksasi menanti di Kurokawa Onsen, sebuah kota sumber air panas terpencil yang menawarkan pengalaman ryokan tradisional yang tenang.
Hari kelima adalah tentang keindahan alam Takachiho Gorge yang mistis di Prefektur Miyazaki. Ngarai ini terkenal dengan tebing basal vulkaniknya dan Air Terjun Minainotaki setinggi 17 meter, di mana pengunjung dapat menyewa perahu dayung untuk menikmati pemandangan dari dekat. Pertunjukan tari Kagura di Kuil Takachiho pada malam hari menawarkan wawasan budaya yang mendalam. Kunjungan ke Kuil Amano Iwato-jinja yang kuno juga patut dipertimbangkan. Saat di Miyazaki, hidangan seperti Chicken Nanban dan Jidori Charcoal Chicken adalah keharusan.
Perjalanan hari keenam berpusat pada keajaiban geotermal Beppu, kota resor spa yang dikenal memiliki volume air panas tertinggi di Jepang dengan lebih dari 2.000 sumber onsen. Jelajahi "Neraka Beppu" (Jigoku Meguri) yang unik dengan kolam-kolamnya yang berwarna-warni, serta mencoba pengalaman mandi pasir, lumpur, atau uap. Air Terjun Onbara, sebuah permata tersembunyi di luar Beppu, juga menawarkan keindahan alam. Kemudian, beranjak ke Yufuin, sebuah kota onsen yang menenangkan, dikenal dengan kafe-kafe, butik, dan suasana damainya, sempurna untuk berjalan-jalan santai.
Pada hari ketujuh, perjalanan kembali ke Fukuoka untuk kesempatan terakhir berbelanja suvenir atau menjelajahi tempat-tempat seperti Fukuoka Tower dan Canal City sebelum keberangkatan. Transportasi di Kyushu dapat dioptimalkan dengan JR Pass atau JR Kyushu Pass, meskipun menyewa mobil direkomendasikan untuk mengakses area pedesaan yang lebih terpencil demi pengalaman yang lebih komprehensif. Waktu terbaik untuk mengunjungi Kyushu adalah Maret hingga Mei dan Oktober hingga November untuk cuaca yang sempurna tanpa keramaian, dengan highlight musiman seperti bunga sakura di musim semi dan dedaunan musim gugur.