Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Ketika Turis Jadi Pahlawan: Kisah Penyelamatan Warga Lokal dari Banjir Vietnam

2025-12-03 | 09:21 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-03T02:21:05Z
Ruang Iklan

Ketika Turis Jadi Pahlawan: Kisah Penyelamatan Warga Lokal dari Banjir Vietnam

Aksi heroik para turis telah menjadi secercah harapan di tengah bencana banjir bandang yang melanda wilayah tengah Vietnam sepanjang November 2025. Saat berbagai provinsi menghadapi kerusakan parah dan kerugian besar, pengunjung asing secara sukarela turun tangan untuk membantu warga lokal yang terdampak.

Salah satu kisah paling menonjol datang dari Nha Trang, Provinsi Khanh Hoa, di mana seorang turis asal Afrika Selatan, Arshaad Yousuph, memainkan peran krusial dalam menyelamatkan warga yang terdampar pada 19 November. Meskipun menghadapi tantangan komunikasi dan pemadaman listrik, Yousuph memberanikan diri melewati area yang terendam air hingga setinggi satu meter untuk membantu tim penyelamat resmi. Dengan berjalan kaki sejauh tiga kilometer melalui genangan air, ia mencapai tempat penampungan sementara di Bangsal Tay Nha Trang, menggunakan alat penerjemah untuk berkomunikasi. Yousuph kemudian bergabung dengan tim penyelamat untuk mengantarkan pasokan penting seperti makanan, air, dan obat-obatan ke daerah-daerah terisolasi menggunakan perahu dan rakit. Tindakannya, bersama dengan tim penyelamat, telah menuai pujian luas di media sosial.

Tidak hanya dalam aksi penyelamatan langsung, para turis juga menunjukkan solidaritas melalui sumbangan penting. Lebih dari 100 turis asing yang berkunjung ke Nha Trang secara sukarela mendonorkan darah untuk mendukung penanganan medis darurat di daerah yang dilanda banjir. Keputusan ini diambil menyusul banjir berkepanjangan yang menyebabkan terputusnya banyak wilayah, menyulitkan mobilisasi donor dan secara tajam mengurangi cadangan darah provinsi yang sangat dibutuhkan untuk perawatan darurat. Pusat Hematologi dan Transfusi Darah Kangwa mengeluarkan panggilan mendesak untuk donor darah, yang kemudian direspon oleh para turis ini.

Banjir bandang di Vietnam tengah telah menyebabkan kehancuran yang signifikan. Di Nha Trang dan Provinsi Khanh Hoa, lebih dari 100 rumah hancur, dan kerugian ekonomi diperkirakan melebihi 4,1 triliun VND (sekitar US$155,5 juta). Secara keseluruhan, banjir dan tanah longsor telah merenggut setidaknya 98 nyawa di lima provinsi tengah selama seminggu terakhir. Lokasi lain yang terkena dampak parah termasuk Hoi An, Da Nang, Dak Lak, Gia Lai, dan Lam Dong.

Kementerian Luar Negeri Vietnam mengonfirmasi bahwa banyak kisah menyentuh telah muncul tentang teman-teman asing dan turis yang bergabung dengan warga Vietnam dan otoritas lokal untuk membantu masyarakat yang dilanda banjir dengan berbagai cara. Gestur-gestur ini menunjukkan solidaritas internasional dan dukungan kemanusiaan yang kuat bagi para penduduk saat mereka berupaya mengatasi kesulitan. Pemerintah dan rakyat Vietnam sangat menghargai dukungan yang tepat waktu, praktis, dan tak ternilai ini. Hingga saat ini, Vietnam telah menerima bantuan finansial dan barang-barang esensial senilai hampir US$16 juta dari pemerintah asing dan organisasi internasional untuk upaya pemulihan pasca-banjir.