Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Anies Wujudkan Masjid Luar Batang: Magnet Wisata Religi Berkelas Mekah-Madinah

2025-12-05 | 20:12 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-12-05T13:12:05Z
Ruang Iklan

Anies Wujudkan Masjid Luar Batang: Magnet Wisata Religi Berkelas Mekah-Madinah

Beberapa destinasi wisata religi menarik perhatian, baik di kancah internasional maupun domestik. Di Arab Saudi, Haramain High-Speed Railway atau Kereta Cepat Haramain telah menjadi tulang punggung bagi jutaan jemaah yang melakukan perjalanan antara Mekah dan Madinah. Jalur sepanjang 449,2 kilometer ini, yang mulai beroperasi penuh pada 11 Oktober 2018, menghubungkan dua kota suci tersebut melalui Jeddah dan King Abdullah Economic City, serta memiliki cabang ke Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah. Kereta ini beroperasi dengan kecepatan hingga 300 km/jam, secara signifikan mempersingkat waktu tempuh antara Mekah dan Madinah menjadi sekitar dua jam dua puluh menit, dari sebelumnya enam hingga delapan jam menggunakan bus. Dengan kapasitas tahunan mencapai 60 juta penumpang dan 160.000 penumpang per hari, proyek senilai sekitar 60 miliar SAR ini dirancang untuk mengatasi peningkatan jumlah jemaah haji dan umrah, serta mengurangi kepadatan lalu lintas dan kecelakaan. Stasiun-stasiunnya dirancang dengan arsitektur modern yang memungkinkan ekspansi di masa depan dan dilengkapi fasilitas lengkap seperti kursi empuk, Wi-Fi gratis, serta toilet bersih, menawarkan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan efisien bagi para jemaah dan wisatawan.

Sementara itu, di Indonesia, Masjid Jami Keramat Luar Batang di Jakarta Utara terus dikembangkan sebagai salah satu destinasi wisata religi dan budaya. Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, pada Maret 2021, menyatakan optimismenya bahwa revitalisasi masjid ini akan menjadikannya favorit di kalangan peziarah. Masjid yang didirikan oleh ulama Hadramaut, Habib Husein bin Abubakar Alaydrus, pada tahun 1739 ini, telah ditetapkan sebagai Masjid Cagar Budaya oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sejak 1993. Kompleks masjid ini menjadi magnet bagi ribuan peziarah setiap harinya karena keberadaan makam Habib Husein dan muridnya, Haji Abdul Kadir. Anies Baswedan meninjau langsung progres revitalisasi yang mencakup interior masjid dan pemasangan kanopi, serta berharap Kampung Luar Batang, bersama dengan Kampung Akuarium yang dibangun kembali di sebelahnya, dapat menjadi tujuan ziarah yang nyaman dan berkesan. Masjid ini juga dikenal sebagai pusat perjuangan rakyat kecil dan pengajaran agama di masa kolonial, menjadikannya bukan hanya tempat ibadah tetapi juga saksi bisu sejarah Jakarta. Meskipun telah menjadi tujuan wisata religi populer, terutama saat libur Lebaran dan malam Jumat Kliwon, pengembangan lebih lanjut diperlukan untuk meningkatkan fasilitas penunjang seperti area parkir dan akomodasi pengunjung.