Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Teror Eksibisionis Mengintai Solo Traveler Wanita di Sri Lanka

2025-11-23 | 04:27 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-22T21:27:50Z
Ruang Iklan

Teror Eksibisionis Mengintai Solo Traveler Wanita di Sri Lanka

Seorang turis wanita yang sedang melakukan perjalanan solo di Sri Lanka baru-baru ini membagikan pengalaman tidak menyenangkannya saat bertemu dengan seorang pria eksibisionis, menyoroti sisi gelap yang terkadang dihadapi oleh pelancong wanita. Insiden ini menambah perbincangan tentang keamanan perjalanan solo bagi wanita di destinasi populer, meskipun Sri Lanka secara umum dianggap sebagai salah satu tujuan yang relatif aman.

Perjalanan solo, khususnya bagi wanita, telah menjadi tren global yang terus meningkat, menawarkan kebebasan dan pengalaman budaya yang mendalam. Namun, insiden seperti yang dialami turis wanita tersebut mengingatkan akan pentingnya kewaspadaan. Berdasarkan laporan, kejadian bermula ketika turis tersebut sedang dalam perjalanan menggunakan tuk-tuk di salah satu area di Sri Lanka. Saat kendaraan berhenti, seorang pria mendekatinya dan melakukan tindakan eksibisionis. Pengalaman traumatis semacam ini, meskipun tidak mewakili mayoritas pengalaman solo traveler di Sri Lanka, menimbulkan kekhawatiran dan mendesak para pelancong untuk lebih berhati-hati.

Meskipun banyak pelancong wanita solo melaporkan merasa aman di Sri Lanka, beberapa insiden pelecehan seksual dan perhatian yang tidak diinginkan memang pernah terjadi di masa lalu. Pada Januari 2013, kepolisian Sri Lanka bahkan menangkap seorang pria lokal yang mencoba melecehkan turis perempuan asal Jerman di kawasan pantai. Selain itu, beberapa turis melaporkan pelecehan dilakukan oleh pedagang di pinggir pantai, tukang pijat, dan sopir angkutan umum.

Untuk meminimalisir risiko, para ahli dan panduan perjalanan menyarankan agar pelancong wanita solo menerapkan beberapa langkah pencegahan. Mengenakan pakaian yang sopan dan sesuai dengan norma budaya lokal dapat membantu menghindari perhatian yang tidak diinginkan, terutama di tempat-tempat umum dan situs keagamaan. Selain itu, menghindari berjalan sendirian di area yang tidak terang atau sepi pada malam hari sangat disarankan. Menggunakan aplikasi pemesanan taksi atau tuk-tuk seperti Pick Me atau Uber juga dapat memberikan lapisan keamanan tambahan untuk perjalanan, terutama saat larut malam. Penting juga bagi pelancong untuk selalu memberitahukan rencana perjalanan mereka kepada seseorang di rumah dan memastikan ponsel mereka selalu terisi daya.

Pemerintah Sri Lanka sendiri telah berupaya meningkatkan keamanan bagi turis asing, termasuk dengan merekrut anggota polisi yang mahir berbahasa Inggris untuk membantu turis asing dengan lebih baik. Meski demikian, cerita-cerita tentang pengalaman tidak menyenangkan, seperti insiden eksibisionisme ini, terus muncul dan menjadi pengingat bagi setiap individu untuk selalu menjaga kewaspadaan saat menjelajahi dunia sendirian.