
Taman Pintar Yogyakarta telah lama menjadi salah satu destinasi wisata edukasi favorit yang berhasil memadukan konsep rekreasi dengan pembelajaran interaktif. Didirikan dengan visi untuk menumbuhkan minat anak-anak dan generasi muda terhadap sains dan teknologi, tempat ini mengusung motto "Mencerdaskan dan Menyenangkan" serta berpegang pada filosofi Ki Hajar Dewantara: Niteni (memahami), Niroake (mengikuti), dan Nambahi (memperbaiki). Konsep ini menjadikan Taman Pintar sebagai "science center" yang menekankan pendekatan langsung (hands-on) melalui berbagai alat peraga interaktif yang mendorong pengunjung untuk bereksperimen dan mengeksplorasi.
Berlokasi strategis di pusat kota, tepatnya di Jalan Panembahan Senopati No. 1-3, Taman Pintar mudah diakses dan berdekatan dengan berbagai ikon kota lainnya seperti Benteng Vredeburg, Titik Nol Kilometer Yogyakarta, dan Malioboro. Pembangunan Taman Pintar di bekas kawasan Shopping Center ini dimulai pada tahun 2004 dan diresmikan secara bertahap, dengan grand opening pada 16 Desember 2008 oleh Presiden RI saat itu, Susilo Bambang Yudhoyono.
Taman Pintar menawarkan beragam wahana edukatif yang menarik bagi pengunjung dari segala usia, mulai dari anak prasekolah hingga dewasa. Gedung Oval dan Kotak menjadi salah satu daya tarik utama dengan berbagai alat peraga sains interaktif yang menjelaskan fenomena seperti gaya gravitasi, listrik, suara, dan cahaya. Di Gedung Kotak, pengunjung juga dapat menemukan zona teknologi, termasuk Zona KPU dan Zona Nuklir.
Bagi penggemar astronomi, Planetarium menghadirkan pertunjukan digital yang mengajak pengunjung menjelajahi tata surya, simulasi langit malam Yogyakarta, dan film tentang perjalanan manusia di luar angkasa, dengan fasilitas kursi yang dapat direbahkan untuk kenyamanan. Anak usia dini (2-7 tahun) memiliki area khusus di Gedung PAUD Barat dan PAUD Timur yang dilengkapi permainan edukatif untuk merangsang perkembangan mereka.
Area Playground menawarkan berbagai permainan luar ruangan yang mendidik, seperti pipa bercerita, dinding berdendang, parabola berbisik, sumur bor, terowongan pohon, dan berbagai permainan air. Kampung Kerajinan memungkinkan pengunjung untuk belajar dan mencoba membuat kerajinan tangan seperti membatik, melukis gerabah, atau melukis kaus. Wahana lain yang tak kalah menarik meliputi Dino Adventure dengan replika dinosaurus dan sejarahnya, Science Theater untuk pemutaran film dan demo sains, serta Wahana Bahari di sungai buatan dengan perahu mini.
Untuk menunjang kenyamanan pengunjung, Taman Pintar dilengkapi dengan fasilitas lengkap seperti area parkir luas, food court, masjid, toilet, ruang kesehatan, pusat informasi, perpustakaan, dan fasilitas untuk disabilitas.
Taman Pintar Yogyakarta beroperasi setiap hari, mulai dari Senin hingga Minggu, pukul 08.30 hingga 16.30 WIB. Pada tahun 2020, Taman Pintar mulai buka setiap hari Senin setelah sebelumnya tutup di hari tersebut, kecuali hari libur nasional. Harga tiket masuk ke area utama (Gedung Oval & Kotak) adalah Rp 14.000 untuk anak-anak (3-18 tahun) dan Rp 24.000 untuk dewasa. Namun, beberapa wahana seperti Dino Adventure, Teater 4D, Hand on Science, Presenter TV, dan Planetarium memerlukan tiket terpisah dengan harga bervariasi. Program kreativitas juga memiliki biaya tiket yang berbeda, berkisar antara Rp17.000 hingga Rp48.000 tergantung jenis lokakarya.
Secara keseluruhan, Taman Pintar Yogyakarta menjadi contoh nyata destinasi wisata yang tidak hanya menghibur tetapi juga memperkaya pengetahuan, menjadikannya pilihan ideal untuk liburan keluarga dan sarana belajar yang inspiratif.