:strip_icc()/kly-media-production/medias/5421293/original/018399600_1763886457-WhatsApp_Image_2025-11-23_at_14.41.05__1_.jpeg)
Pada Rabu, 19 November 2025, empat properti di bawah naungan Artotel Group berhasil meraih Sertifikasi Global Sustainable Tourism Council (GSTC) yang bergengsi, menandai pencapaian signifikan sebagai operator hotel lokal Indonesia pertama yang memperoleh pengakuan ini. Hotel-hotel tersebut adalah ARTOTEL Thamrin – Jakarta, de Braga by ARTOTEL – Bandung, ARTOTEL TS Suites – Surabaya, dan ARTOTEL Sanur – Bali. Keberhasilan ini merupakan hasil dari upaya yang telah dirintis sejak tahun 2017, menunjukkan komitmen Artotel dalam menerapkan standar pariwisata berkelanjutan.
Sertifikasi GSTC adalah tolak ukur paling terpercaya untuk keberlanjutan dan keunggulan dalam industri perjalanan dan pariwisata global. Global Sustainable Tourism Council (GSTC) sendiri adalah organisasi independen bertaraf internasional yang dibentuk melalui kolaborasi antara United Nations Foundation, United Nations Environment Programme (UNEP), dan World Tourism Organization (UN Tourism). Peran utama GSTC adalah menetapkan dan mengelola standar global untuk pariwisata berkelanjutan, yang dikenal sebagai Kriteria GSTC, serta mempromosikan praktik pariwisata yang bertanggung jawab di seluruh dunia.
Penting untuk dicatat bahwa GSTC tidak melakukan sertifikasi secara langsung. Sebaliknya, organisasi ini mengakreditasi Badan Sertifikasi (CB) pihak ketiga yang kemudian mengevaluasi dan memberikan sertifikasi kepada bisnis pariwisata. Proses akreditasi yang ketat ini memastikan bahwa sertifikasi diberikan dengan transparansi, imparsialitas, dan kompetensi. Sertifikasi GSTC umumnya berlaku selama tiga tahun.
Untuk meraih sertifikasi ini, bisnis pariwisata harus memenuhi Kriteria GSTC yang komprehensif, yang dirancang untuk memberikan pemahaman bersama tentang pariwisata berkelanjutan. Kriteria ini tersusun dalam empat pilar utama:
1. Manajemen Berkelanjutan: Hotel harus memiliki rencana keberlanjutan jangka panjang yang efektif dan terintegrasi dalam seluruh operasinya.
2. Manfaat Sosio-ekonomi: Bisnis diharapkan memaksimalkan manfaat bagi komunitas lokal dan meminimalkan dampak negatif, termasuk mendukung pengurangan kemiskinan, kesetaraan gender, dan pengembangan ekonomi lokal.
3. Warisan Budaya: Hotel bersertifikasi harus melindungi dan merayakan warisan budaya lokal serta memitigasi dampak negatif terhadapnya.
4. Pelestarian Lingkungan: Memaksimalkan manfaat lingkungan dan memitigasi dampak negatif, seperti mengurangi polusi, menghemat energi dan air, serta mendukung pembelian produk yang ramah lingkungan.
Audit untuk Artotel Group dilakukan oleh Control Union, sebuah badan sertifikasi terakreditasi GSTC yang berwenang melaksanakan proses audit di Indonesia. Chief Operating Officer Artotel Group, Eduard Rudolf Pangkerego, menyatakan bahwa upaya keberlanjutan ini telah menjadi fokus sejak 2017 melalui program ESG (Environmental, Social, and Governance), dan diwujudkan lebih lanjut melalui program "The Art of Goodness" yang diluncurkan pada tahun 2022.
Manfaat dari Sertifikasi GSTC sangat beragam bagi hotel dan industri pariwisata secara keseluruhan. Pertama, sertifikasi ini memberikan tingkat kredibilitas dan kepercayaan tertinggi di pasar, memastikan klaim keberlanjutan diverifikasi secara independen. Ini membantu Artotel membangun citra positif dan menarik wisatawan yang semakin sadar lingkungan.
Kedua, sertifikasi GSTC menawarkan keunggulan kompetitif. Hotel-hotel bersertifikat akan lebih menonjol di pasar yang kompetitif dan menarik wisatawan serta mitra yang memprioritaskan praktik pariwisata bertanggung jawab. Data menunjukkan bahwa hotel bersertifikasi GSTC mendapatkan visibilitas dan peringkat yang lebih baik di platform Online Travel Agencies (OTAs) terkemuka seperti Booking.com, EcoHotels, dan Traveloka.
Selain itu, sertifikasi mendorong peningkatan berkelanjutan dalam praktik keberlanjutan operasional, memastikan hotel selalu mengikuti praktik terbaik dan inovasi terbaru di industri. Ini juga membantu bisnis untuk mematuhi prioritas keberlanjutan global dan regulasi ketat, seperti arahan keberlanjutan Uni Eropa, yang mengurangi risiko ketidakpatuhan di masa depan.
Secara internal, sertifikasi ini memperkuat hubungan sosial dengan pemangku kepentingan, termasuk komunitas lokal dan pemasok, serta memastikan penghormatan terhadap hak-hak karyawan, lingkungan kerja yang aman, upah yang layak, serta peluang pelatihan dan pengembangan. Dengan keberhasilan ini, Artotel Group menargetkan 10 properti lainnya akan menyusul meraih sertifikasi GSTC pada tahun mendatang, menunjukkan komitmen kuat terhadap masa depan pariwisata berkelanjutan.