:strip_icc()/kly-media-production/medias/5427946/original/074199300_1764467604-WhatsApp_Image_2025-11-25_at_17.21.28__1_.jpeg)
Selandia Baru semakin serius dalam menggarap potensi wisata olahraga untuk menarik wisatawan mancanegara, dengan beragam penawaran mulai dari lari maraton hingga treking di alam terbuka. Strategi ini didukung kuat oleh pemerintah dan diharapkan akan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian negara.
Pasar wisata olahraga Selandia Baru diproyeksikan tumbuh pesat dari USD 20,2 miliar pada tahun 2025 menjadi USD 46 miliar pada tahun 2035, dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 8,4% selama periode tersebut. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan kedatangan internasional, acara olahraga berskala besar, serta perluasan infrastruktur yang berfokus pada perjalanan luar ruangan dan petualangan. Pada April 2025, pemerintah Selandia Baru bahkan mengumumkan investasi NZD 13,5 juta untuk mempercepat pariwisata internasional, yang diperkirakan akan menarik 23.000 pengunjung tambahan dan menghasilkan lebih dari USD 100 juta dalam pengeluaran pengunjung internasional antara Juli 2025 hingga Maret 2026.
Negeri Kiwi menawarkan "taman bermain alami" yang tak tertandingi untuk wisata olahraga, dengan lanskap menakjubkan mulai dari pegunungan terjal hingga garis pantai yang masih asli. Hal ini menjadikannya destinasi utama bagi para pencari petualangan dan pengalaman berbasis alam.
Untuk penggemar lari, Selandia Baru menyediakan berbagai acara bergengsi. Queenstown Marathon, misalnya, menawarkan pemandangan pegunungan Crown dan Remarkables yang ikonik dan terbuka untuk pelari serta pejalan kaki. Auckland Marathon memungkinkan peserta untuk berlari melintasi jembatan pelabuhan yang terkenal, menjadikannya salah satu maraton terbesar dan paling ikonis di Selandia Baru. Selain itu, Hawkes Bay Marathon menawarkan rute datar yang melewati jalur sepeda lokal, jalan pedesaan, perkebunan anggur, dan kebun buah, berakhir di festival makanan dan anggur. Kalender acara lari di Selandia Baru juga sangat komprehensif, mencakup berbagai jarak dan jenis perlombaan di seluruh negeri.
Sektor treking dan pendakian di alam terbuka juga menjadi daya tarik utama. Selandia Baru terkenal dengan "Great Walks" yang menakjubkan seperti Milford Track, Routeburn Track, dan Kepler Track di Pulau Selatan. Tongariro National Park di Pulau Utara menawarkan pemandangan gunung berapi yang sureal dengan aliran lava, kawah berasap, dan danau zamrud. Para wisatawan dapat menjelajahi lanskap yang beragam, mulai dari jalur pantai di Abel Tasman National Park hingga lembah gletser dan hutan hujan lebat. Tur berpemandu dengan ahli lokal juga memastikan pengalaman yang mendalam tentang alam, sejarah, dan ekosistem Selandia Baru.
Selain lari dan treking, Selandia Baru juga unggul dalam berbagai olahraga petualangan lainnya. Aktivitas populer meliputi bungee jumping, skydiving, ski, mountain biking, white-water rafting, kayak, selancar, canyoning, ziplining, dan penjelajahan gua. Queenstown, Rotorua, dan Canterbury adalah beberapa daerah yang mengalami lonjakan pemesanan terkait pariwisata berbasis acara.
Komitmen Selandia Baru terhadap pariwisata berkelanjutan dan praktik konservasi juga menjadi daya tarik bagi wisatawan yang sadar lingkungan. Selain itu, pengalaman budaya Māori diintegrasikan ke dalam banyak aktivitas petualangan, memberikan wawasan tentang warisan budaya yang kaya dan komitmen negara terhadap pengelolaan lingkungan. Dengan dukungan pemerintah yang berkelanjutan dan fokus pada pengalaman yang otentik dan mendalam, Selandia Baru siap untuk memposisikan dirinya sebagai pemimpin global dalam industri wisata olahraga selama dekade mendatang.