Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

PB XIV Purbaya dan Mangkubumi Pastikan Komunikasi Tetap Harmonis

2025-11-26 | 10:23 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-26T03:23:30Z
Ruang Iklan

PB XIV Purbaya dan Mangkubumi Pastikan Komunikasi Tetap Harmonis

Raja Keraton Kasunanan Surakarta, Paku Buwono (PB) XIV Purbaya, baru-baru ini menyatakan bahwa komunikasinya dengan sang kakak, PB XIV Mangkubumi, masih terjalin dengan baik di tengah dinamika suksesi takhta. Purbaya, yang dinobatkan sebagai raja pada 15 November 2025, mengungkapkan, "Baik sih komunikasi, saya adiknya, berkeluarga dengan baik." Pernyataan ini muncul di tengah konflik perebutan tahta Keraton Surakarta yang memanas pasca wafatnya Sri Susuhunan Pakubuwono XIII.

Sebagai informasi, Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Anom (KGPAA) Hamangkunegoro Sudibyo Rajaputra Narendra Mataram, atau Gusti Purbaya, mendeklarasikan diri sebagai Pakubuwono XIV pada 5 November 2025, hanya tiga hari setelah mangkatnya Pakubuwono XIII. Pengukuhannya sebagai raja kemudian dilanjutkan dengan Jumenengan Nata Bhinayangkare pada tanggal 15 November 2025. Sejak jumenengan tersebut, PB XIV Purbaya telah membentuk "Bebadan" atau kabinet baru untuk memperkuat tata kelola dan menegaskan posisi Keraton sebagai pusat peradaban Jawa.

Di sisi lain, putra tertua Pakubuwono XIII dari pernikahan kedua, Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Mangkubumi atau Gusti Raden Mas (GRM) Soerjo Soeharto, juga dinobatkan sebagai Pakubuwono XIV oleh Lembaga Dewan Adat (LDA) pada 13 November 2025. Penobatan KGPH Mangkubumi didasarkan pada keputusan keluarga besar keraton yang berpegang pada hak putra tertua sebagai pengganti jika tidak ada permaisuri.

Meskipun terdapat klaim dualisme kepemimpinan, Purbaya menyoroti sisi kekeluargaan. Ia bahkan menyebutkan bahwa mereka pernah salat Jumat dalam satu saf di Masjid Agung Solo. Namun, PB XIV Mangkubumi sendiri menyatakan belum memikirkan rencana jumenengan karena masih dalam masa berkabung dan fokus pada peringatan 40 hari wafatnya Pakubuwono XIII. Terdapat pula laporan bahwa belum ada rembuk lanjutan keluarga yang membahas atau menyepakati apa pun mengenai komunikasi atau suksesi setelah 5 November 2025, menurut pernyataan dari pihak Mangkubumi pada 14 November 2025.

Keraton Surakarta Hadiningrat merupakan salah satu destinasi wisata budaya yang paling penting di Indonesia, menawarkan keindahan arsitektur, kekayaan budaya, dan sejarah yang mendalam. Sebagai penjaga tradisi dan nilai-nilai budaya Jawa, stabilitas dan harmoni di dalam keraton memiliki dampak langsung terhadap daya tarik wisata dan upaya pelestarian warisan budaya. Museum Keraton juga menjadi daya tarik dengan koleksi berusia ratusan tahun, seperti kereta kerajaan, senjata tradisional, dan perabotan antik. Komunikasi yang baik dan rekonsiliasi antarpihak di dalam keraton diharapkan dapat terus mendukung pengelolaan keraton sebagai pusat kebudayaan dan tujuan wisata yang kondusif. Keraton Surakarta buka untuk wisatawan dengan tiket masuk terjangkau, menyediakan pengalaman edukatif tentang sejarah dan budaya Jawa.