Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Itinerary 7 Hari Menguak Pesona Chubu, Jantung Jepang

2025-11-24 | 08:54 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-24T01:54:14Z
Ruang Iklan

Itinerary 7 Hari Menguak Pesona Chubu, Jantung Jepang

Chubu Jepang menawarkan petualangan tak terlupakan selama tujuh hari, memadukan kota metropolitan modern, desa tradisional, dan keindahan alam pegunungan. Perjalanan ini dimulai dari Nagoya yang dinamis dan berlanjut ke jantung pedesaan Hida, kota Kanazawa yang kaya budaya, hingga pesona pegunungan yang menenangkan.

Hari 1: Jelajah Nagoya, Gerbang Chubu
Petualangan dimulai di Nagoya, kota terbesar di wilayah Chubu. Pengunjung dapat memulai hari dengan menjelajahi Kastil Nagoya, salah satu istana terindah di Jepang, yang terkenal dengan ornamen ikan emas raksasa "Shachihoko" di atapnya, yang dipercaya sebagai penjaga dari kebakaran dan simbol keberuntungan. Renovasi menara istana utama telah selesai pada tahun 2022. Kemudian, beranjak ke Distrik Perbelanjaan Osu, sebuah area eklektik dengan lebih dari 1.200 toko, restoran, dan bisnis, menawarkan perpaduan pesona tradisional dan gaya modern. Malam hari dapat dihabiskan di Oasis 21, sebuah destinasi futuristik dengan atap kaca unik yang diisi air, menawarkan pemandangan menawan dan berbagai toko serta restoran. Jangan lewatkan untuk mencicipi kuliner khas Nagoya seperti Miso Katsu, irisan daging babi goreng dengan saus miso kental, atau Hitsumabushi, hidangan belut bakar yang disajikan dengan cara unik.

Hari 2: Menuju Takayama dan Pesona Desa Hida
Perjalanan dilanjutkan ke Takayama dengan kereta ekspres "Wide View Hida" yang menawarkan pemandangan indah dalam waktu sekitar 2,5 jam. Takayama, yang sering disebut "Kyoto Kecil", terkenal dengan Kota Tuanya (Sanmachi Suji) yang mempertahankan nuansa zaman Edo dengan deretan rumah kayu tua. Pengunjung dapat menjelajahi Sanmachi Suji dan Pasar Pagi Miyagawa yang ramai, menawarkan produk lokal dan jajanan khas. Sore harinya, kunjungi Hida Folk Village (Hida no Sato), sebuah museum terbuka yang menampilkan rumah-rumah tradisional Jepang beratap jerami dari berbagai periode.

Hari 3: Keajaiban Shirakawa-go dan Relaksasi Onsen
Dari Takayama, wisatawan dapat melakukan perjalanan sehari ke Shirakawa-go, Situs Warisan Dunia UNESCO yang terkenal dengan rumah pertanian gaya gassho-zukuri yang unik. Perjalanan bus dari Takayama ke Shirakawa-go memakan waktu sekitar satu jam. Desa ini menawarkan pemandangan pedesaan yang menakjubkan, terutama dengan atap jerami tradisionalnya. Setelah kembali ke Takayama, manjakan diri dengan pengalaman onsen tradisional di salah satu ryokan di kota tersebut.

Hari 4: Kanazawa, Kota Taman dan Samurai
Pagi hari, beranjak ke Kanazawa. Perjalanan kereta api dari Takayama ke Kanazawa biasanya melibatkan transfer di Toyama menggunakan JR Hida Limited Express, kemudian dilanjutkan dengan Hokuriku Shinkansen ke Kanazawa, atau bisa juga menggunakan bus langsung. Tiba di Kanazawa, kunjungi Taman Kenrokuen, yang dianggap sebagai salah satu dari Tiga Taman Terbesar Jepang. Taman ini menawarkan keindahan lanskap yang memesona sepanjang tahun. Selanjutnya, jelajahi Taman Kastil Kanazawa yang luas, yang dulunya merupakan kediaman klan Maeda.

Hari 5: Kekayaan Budaya Kanazawa
Hari ini didedikasikan untuk mendalami kekayaan budaya Kanazawa. Mulailah dengan mengunjungi Distrik Higashi Chaya, distrik teahouse bersejarah terbesar di Kanazawa yang didirikan pada tahun 1820. Jalanan batu dan bangunan kayu tradisional dengan jendela berukir mempertahankan suasana 200 tahun sejarahnya. Beberapa rumah teahouse kini berfungsi sebagai kafe, restoran, toko manisan, dan toko kerajinan. Pengunjung juga dapat mengunjungi Ochaya Shima, bekas rumah geisha yang kini menjadi museum. Selanjutnya, nikmati hiruk pikuk Pasar Omicho, pasar makanan segar terbesar di Kanazawa sejak Periode Edo, yang menawarkan makanan laut segar dari Laut Jepang, buah-buahan, sayuran, dan hidangan lokal lainnya. Sore hari, kunjungi Museum Seni Kontemporer Abad ke-21, sebuah museum yang progresif dengan desain melingkar yang unik dan menampilkan seni kontemporer interaktif dari seniman Jepang dan internasional.

Hari 6: Menuju Pegunungan, Pesona Matsumoto
Perjalanan berlanjut ke Matsumoto, kota yang dikelilingi pegunungan. Perjalanan dari Kanazawa ke Matsumoto dapat ditempuh dengan kereta api atau bus, seringkali dengan pemandangan pedesaan yang indah. Setibanya di sana, jelajahi Kastil Matsumoto, yang dijuluki "Kastil Gagak" karena eksteriornya yang hitam. Kastil ini adalah salah satu dari 12 kastil asli yang tersisa di Jepang, dan menara utamanya yang dibangun sekitar tahun 1594 adalah menara benteng berlantai enam tertua yang masih berdiri di Jepang. Pengunjung dapat menjelajahi interior kayu aslinya.

Hari 7: Kembali ke Nagoya dan Keberangkatan
Pagi hari dapat dihabiskan dengan menjelajahi jalan-jalan di Matsumoto, seperti Nakamachi Street yang bersejarah. Setelah itu, perjalanan kembali ke Nagoya dengan kereta api memakan waktu sekitar 2 jam 15 menit. Dari Nagoya, wisatawan dapat terbang kembali dari Bandara Internasional Chubu Centrair (Centrair).

Perjalanan 7 hari di Chubu ini menjanjikan pengalaman seru dan komprehensif, mulai dari kehidupan kota yang modern hingga tradisi pedesaan yang otentik dan keindahan alam pegunungan yang memukau.