
Seorang turis asal Republik Ceko mengalami kengerian saat terjebak di dalam kereta api selama tiga hari di tengah banjir besar yang melanda Vietnam bagian tengah dan selatan-tengah pada bulan November 2025. Nicola Burianova, nama turis tersebut, naik kereta SE2 dari Stasiun Saigon pada tanggal 18 November 2025, yang awalnya tertunda karena cuaca buruk.
Petaka dimulai tengah malam saat kereta berhenti total di Stasiun Tuy Hoa, Dak Lak, karena jalur rel di depan berisiko longsor akibat air banjir yang terus naik. Burianova menyaksikan kondisi yang memburuk dengan hujan deras dan minimnya staf yang dapat berkomunikasi dalam bahasa Inggris. Jalur kereta Nha Trang-Tuy Hoa dan jalan raya di sekitarnya terputus total, menyebabkan ratusan penumpang, termasuk banyak turis asing, terperangkap.
Meskipun penumpang diizinkan turun di siang hari berikutnya, Burianova merasa lebih aman untuk tetap berada di dalam kereta karena jalan-jalan utama Tuy Hoa terendam air setinggi 0,5 hingga 1 meter, dengan penduduk harus berjalan di air setinggi pinggang. Persediaan makanan di kereta hanya cukup untuk satu hari, namun kru kereta berupaya keras memenuhi kebutuhan air toilet dan menyiapkan makanan untuk ratusan penumpang. Kondisi sanitasi di kereta juga dilaporkan memburuk, meskipun para penumpang berusaha untuk tidak mengeluh.
Banjir yang melumpuhkan Vietnam tengah ini telah menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur transportasi. Kementerian Konstruksi Vietnam melaporkan bahwa 33 kereta penumpang harus menghentikan operasi, dan banyak jalur rel kereta api mengalami kerusakan serius, termasuk 61 lokasi di jalur kereta api Utara-Selatan yang melewati Khanh Hoa, Phu Yen, dan Binh Dinh, di mana dasar jalan hanyut atau terkikis banjir. Beberapa ruas rel kereta api antara Stasiun Xuan Son Nam dan Chi Thanh memiliki rel yang menggantung dan tanggul yang runtuh.
Secara keseluruhan, banjir besar di Vietnam sejak akhir Oktober telah menyebabkan setidaknya 90 orang meninggal dunia dan 12 lainnya masih dinyatakan hilang hingga 23 November 2025. Provinsi Dak Lak menjadi salah satu wilayah yang paling parah terdampak, dengan lebih dari 60 korban jiwa berasal dari provinsi tersebut. Kerugian ekonomi awal diperkirakan mencapai hampir 9 triliun dong Vietnam, setara dengan ratusan juta dolar AS. Selain insiden kereta api SE2, dua turis Barat juga dilaporkan terjebak selama dua hari di kereta SE1 dekat Stasiun Khanh Phuoc, Gia Lai, dan tiga turis Rusia diselamatkan di daerah banjir dekat Jalan D30 di Khanh Hoa.