Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Goa Gajah: Rahasia Awet Muda Tersembunyi di Pemandian Kuno

2025-11-24 | 23:13 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-24T16:13:59Z
Ruang Iklan

Goa Gajah: Rahasia Awet Muda Tersembunyi di Pemandian Kuno

Goa Gajah, sebuah situs arkeologi dan spiritual yang memukau, menjadi salah satu destinasi yang menarik perhatian wisatawan. Terletak di dekat Ubud, Goa Gajah diyakini telah dibangun pada abad ke-9 sebagai tempat suci untuk meditasi. Situs ini menampilkan perpaduan warisan Hindu dan Buddha yang kaya.

Nama "Goa Gajah" sendiri memiliki beberapa teori asal usul. Beberapa sumber menyebutkan nama itu berasal dari pahatan wajah raksasa di atas mulut gua yang menyerupai muka gajah, atau karena adanya arca Ganesha, dewa berkepala gajah, di dalam gua. Teori lain mengaitkannya dengan Sungai Petanu di dekatnya yang pada masa lalu dikenal sebagai "Lwa Gajah" atau "Sungai Gajah". Konon, gua ini juga dikaitkan dengan legenda raksasa Kebo Iwa yang menggoresnya dengan kukunya.

Pintu masuk gua yang ikonik diukir pada batu padas keras dengan pahatan wajah menyeramkan, yang diyakini sebagai penjaga atau simbol Bhoma, untuk mengusir roh jahat. Di dalam gua yang berbentuk T, pengunjung dapat menemukan arca Ganesha, tiga lingga sejajar (Trilingga) yang melambangkan Siwa, serta berbagai ukiran Hindu dan Buddha, menunjukkan harmonisasi dua agama ini pada masa lalu. Situs ini merupakan pusat aktivitas bagi pendeta Hindu dan biksu Buddha, yang mencerminkan kerukunan beragama sejak berabad-abad silam.

Salah satu daya tarik utama Goa Gajah adalah kompleks pemandian kuno atau petirtaan yang ditemukan pada tahun 1954 oleh arkeolog Belanda setelah pertama kali dilaporkan oleh L.C. Heyting pada tahun 1923. Pemandian suci ini memiliki enam arca wanita (Widyadari) yang berdiri di atas pahatan lotus, masing-masing memegang kendi yang memancarkan air ke dalam kolam. Tujuh arca wanita awalnya ada, melambangkan tujuh sungai suci di India: Gangga, Saraswati, Yamuna, Godavari, Sindhu, Kaveri, dan Narmada. Air di kolam ini berasal dari mata air suci.

Secara spiritual, kolam pemandian ini memiliki makna penting. Airnya dipercaya dapat memberikan vibrasi penyucian aura bagi pengunjung. Ritual pembersihan diri di kolam ini bertujuan untuk penyucian spiritual sebelum meditasi atau upacara. Meskipun tidak secara langsung disebut sebagai "bikin awet muda," konsep penyucian aura dan kekuatan penyembuhan yang diyakini berasal dari air suci ini seringkali diinterpretasikan sebagai berkontribusi pada kesejahteraan dan vitalitas, yang secara implisit dapat dihubungkan dengan perasaan awet muda atau kesehatan yang baik. Hingga kini, Goa Gajah tetap menjadi situs suci yang digunakan untuk ibadah dan meditasi, menarik pengunjung yang mencari ketenangan dan pemahaman akan warisan budaya Bali.