Notification

×

Iklan

Iklan

Tagar Terpopuler

Fenomena Udara: Crab Landing Lion Air Viral di Tengah Gempuran Angin Kencang

2025-11-27 | 07:26 WIB | 0 Dibaca Last Updated 2025-11-27T00:26:34Z
Ruang Iklan

Fenomena Udara: Crab Landing Lion Air Viral di Tengah Gempuran Angin Kencang

Sebuah video pendaratan pesawat Lion Air yang melakukan manuver "crab landing" di tengah angin kencang baru-baru ini menjadi viral di media sosial, menarik perhatian luas publik dan memicu diskusi tentang teknik pendaratan pesawat dalam kondisi cuaca ekstrem. Meskipun terlihat dramatis dan seolah-olah pesawat mendarat menyamping, para ahli penerbangan menegaskan bahwa "crab landing" adalah prosedur standar dan aman yang menunjukkan profesionalisme tinggi seorang pilot.

"Crab landing," atau pendaratan kepiting, adalah teknik yang digunakan pilot ketika pesawat harus mendarat dalam kondisi angin samping yang kuat (crosswind). Dalam manuver ini, pilot mengarahkan hidung pesawat sedikit menyamping ke arah datangnya angin. Hal ini dilakukan untuk mengimbangi dorongan angin yang dapat mendorong pesawat keluar dari jalur landasan. Dengan demikian, meskipun badan pesawat terlihat tidak lurus dengan landasan dari sudut pandang darat, jalur penerbangan pesawat tetap sejajar dengan landasan pacu.

Menurut laman Simple Flying, jika pesawat dipaksa terbang lurus seperti biasa saat angin bertiup dari samping, pesawat berisiko terdorong ke samping dan keluar jalur. Untuk mengatasi hal ini, pilot menyudutkan pesawat, mirip dengan cara kepiting berjalan menyamping. Teknik ini dianggap lebih aman dibandingkan side-slip dalam kondisi tertentu karena tekanan yang diberikan ke roda pesawat lebih seimbang.

Sesosok sebelum menyentuh landasan, pilot akan melakukan manuver "de-crab," yaitu mengembalikan posisi pesawat agar sejajar sempurna dengan landasan menggunakan kendali rudder (kemudi arah) dan aileron (sayap). Jika dilakukan dengan presisi, roda pesawat akan menyentuh landasan dengan mulus dan aman. Keberhasilan pendaratan dengan teknik ini bukan menandakan adanya masalah, melainkan menunjukkan profesionalisme dan ketepatan pilot dalam mengambil keputusan untuk menjaga keselamatan penerbangan.

Angin kencang seringkali menjadi tantangan signifikan bagi penerbangan, terkadang memaksa pesawat untuk mengalihkan pendaratan ke bandara lain demi keselamatan, seperti yang pernah dialami Lion Air tujuan Soekarno-Hatta yang dialihkan ke Kertajati atau rute Surabaya-Kupang yang dialihkan ke Makassar. Namun, dalam kasus "crab landing" yang viral ini, pilot berhasil mendaratkan pesawat di tengah kondisi yang menantang, menegaskan bahwa teknik tersebut adalah bagian penting dari protokol keselamatan penerbangan modern. Peristiwa semacam ini umum terjadi di berbagai bandara di dunia, terutama di negara-negara dengan musim angin kencang seperti Jepang, Korea Selatan, atau negara-negara Eropa.