:strip_icc()/kly-media-production/medias/5423978/original/022874000_1764128325-Banjir_Thailand.jpg)
Banjir bandang yang melanda wilayah selatan Thailand, khususnya di Hat Yai, Provinsi Songkhla, telah mengungkap sebuah kisah tak terduga yang melibatkan perselingkuhan seorang wisatawan Malaysia. Peristiwa ini menjadi viral di media sosial setelah seorang teman istri korban, yang bernama Sarah (juga disebut Zara atau Mommy Hannah dalam berbagai laporan), menceritakan kronologinya.
Kisah ini bermula ketika Sarah, seorang wisatawan asal Kedah, Malaysia, sedang dalam perjalanan pulang dari Thailand pada Sabtu, 22 November 2025. Adiknya menjemputnya di Hat Yai untuk kembali ke Kedah melalui rute imigrasi Durian Burung, setelah mendapat informasi mengenai memburuknya kondisi banjir di Thailand selatan. Setelah tiba di rumah, Sarah dihubungi oleh seorang teman lamanya, mantan teman sekelasnya di Universiti Malaysia Perlis, yang meminta bantuannya untuk mengecek kondisi suaminya. Suami temannya itu, seorang manajer bank asal Penang, dilaporkan terjebak banjir di sebuah hotel di Hat Yai bersama tiga rekan kerjanya yang juga laki-laki.
Karena kondisi banjir yang masih memungkinkan dilalui kendaraan roda empat, Sarah meminta sepupunya di Thailand untuk mendatangi hotel tersebut. Rencananya adalah agar adiknya nanti bisa menjemput para pria tersebut di lokasi yang lebih aman, di luar pusat Hat Yai yang ketinggian airnya lebih rendah. Namun, saat sepupunya mengunjungi hotel dan berbicara dengan resepsionis, sebuah fakta mengejutkan terungkap. Staf hotel mengonfirmasi bahwa empat pria Malaysia memang menginap di sana karena kendaraan mereka terjebak banjir, tetapi resepsionis juga mengungkapkan bahwa salah satu pria, yang merupakan suami teman Sarah, menginap bersama seorang wanita yang ia perkenalkan sebagai "istrinya" selama empat hari.
Penemuan ini membongkar perselingkuhan pria tersebut. Sarah menyatakan bahwa ia belum memberi tahu temannya tentang perselingkuhan ini secara langsung. Ia khawatir berita tersebut dapat mengganggu kondisi mental temannya yang baru saja melahirkan anak keempat dan sedang dalam masa nifas. Sarah berencana untuk memberitahu kakak perempuan temannya terlebih dahulu sebelum menyampaikan kabar tersebut kepada sang istri.
Insiden ini bukan satu-satunya kasus serupa yang terungkap di tengah bencana banjir Hat Yai. Laporan lain menyebutkan adanya pria Malaysia berbeda yang juga ditemukan terjebak di Hat Yai bersama selingkuhannya, setelah sebelumnya memberi tahu istrinya bahwa ia sedang dalam perjalanan kerja ke Kuala Lumpur. Kedutaan Besar Malaysia di Thailand telah mengoordinasikan upaya evakuasi bagi warga negara Malaysia yang terdampak banjir, menawarkan opsi untuk kembali ke rumah atau menginap di tempat penampungan sementara di Thailand. Kisah-kisah ini telah memicu diskusi luas di platform media sosial di Thailand maupun Malaysia, menyoroti bagaimana bencana alam dapat secara tak terduga mengungkap rahasia pribadi.