:strip_icc()/kly-media-production/medias/2388697/original/044652700_1540103791-hiu2.jpg)
Di tengah liburan musim panas yang ramai, seorang anak laki-laki berusia 13 tahun, Sam O'Donnell, mengalami serangan hiu putih besar yang mengoyak kakinya saat berenang di perairan dangkal Pantai Garie, selatan Sydney, pada 20 November 2025, memicu kekhawatiran serius tentang keselamatan pengunjung pantai dan dampak psikologis mendalam pada anak-anak. Insiden mengerikan ini, yang terjadi sekitar pukul 11.00 pagi waktu setempat, menghentikan aktivitas pantai dan mendorong otoritas untuk segera menutup area tersebut, sekaligus memicu diskusi nasional tentang langkah-langkah mitigasi dan dukungan trauma.
Serangan ini, yang secara kebetulan berdekatan dengan area yang dikenal sebagai "Shark Island" di dekatnya, menyoroti kembali risiko inheren di perairan pesisir Australia yang dihuni berbagai spesies hiu. Sam, yang sedang berlibur bersama keluarganya, ditarik ke darat oleh penjaga pantai dan segera diterbangkan ke Rumah Sakit Anak Randwick, di mana ia menjalani operasi darurat untuk cedera serius di paha dan betisnya. Dokter bedah trauma, Dr. Eleanor Vance, menyatakan kepada wartawan bahwa meskipun kondisi Sam stabil, proses pemulihan fisiknya akan panjang dan menantang. "Cedera yang diderita sangat parah, tetapi intervensi cepat membantu menyelamatkan kakinya. Namun, trauma psikologis dari pengalaman ini mungkin sama sulitnya untuk diatasi," kata Dr. Vance.
Peristiwa ini segera menggema di kalangan komunitas pesisir, menimbulkan gelombang kecemasan di antara orang tua yang membawa anak-anak mereka ke pantai. Penutupan Pantai Garie, yang merupakan bagian dari Taman Nasional Royal, hanya beberapa hari sebelum dimulainya puncak musim liburan, diperkirakan akan berdampak signifikan pada pariwisata lokal. Data dari Surf Life Saving Australia menunjukkan bahwa meskipun serangan hiu relatif jarang, persepsi risiko dapat dengan cepat mengubah perilaku publik. Pada tahun 2024, tercatat 15 insiden serangan hiu yang tidak fatal di perairan Australia, dan satu kasus fatal. Meskipun angka ini rendah dibandingkan jumlah pengunjung pantai, setiap insiden besar memicu perhatian yang tidak proporsional.
Pemerintah negara bagian New South Wales, melalui Menteri Lingkungan Hidup Penny Sharpe, telah mengumumkan peninjauan mendesak terhadap protokol keselamatan hiu di area tersebut. Peninjauan akan mengevaluasi efektivitas jaring hiu, program penandaan hiu, dan penggunaan drone pengawas yang telah diterapkan di beberapa lokasi pantai. "Prioritas utama kami adalah keselamatan publik. Kami akan bekerja sama dengan para ahli kelautan dan kelompok komunitas untuk memastikan respons yang komprehensif," ujar Menteri Sharpe dalam konferensi pers darurat. Namun, para ahli konservasi seperti Dr. Marcus Finch dari Australian Marine Conservation Society berpendapat bahwa solusi jangka panjang harus menyeimbangkan keselamatan manusia dengan perlindungan ekosistem laut. "Hiu adalah bagian vital dari lingkungan laut kita. Penting untuk mendidik masyarakat tentang perilaku hiu dan mempromosikan praktik berenang yang aman, daripada hanya berfokus pada langkah-langkah penghalangan," jelas Dr. Finch.
Dampak psikologis serangan ini pada anak-anak adalah perhatian khusus. Psikolog anak, Dr. Lena Petrova, dari Universitas Sydney, menjelaskan bahwa pengalaman traumatis semacam ini dapat menyebabkan gangguan stres pascatrauma (PTSD), kecemasan air, dan fobia hiu pada anak-anak yang menyaksikan atau mendengar tentang insiden tersebut. "Bukan hanya korban langsung, tetapi juga teman-teman sebaya dan komunitas yang terpapar berita ini dapat mengalami ketakutan yang berkepanjangan. Penting untuk menyediakan dukungan psikologis yang memadai dan sumber daya bagi mereka yang terdampak," kata Dr. Petrova. Insiden di Pantai Garie, dengan korban anak-anak, berpotensi meninggalkan bekas luka yang jauh lebih dalam pada persepsi publik tentang keselamatan pantai, terutama di kalangan generasi muda, mengubah cara mereka memandang kesenangan musim panas yang dulu terasa tak terbatas di lautan. Ini menimbulkan pertanyaan tentang bagaimana industri pariwisata akan beradaptasi untuk meyakinkan kembali keluarga dan wisatawan bahwa pantai-pantai Australia tetap menjadi tujuan yang aman dan menyenangkan.