:strip_icc()/kly-media-production/medias/5405248/original/026186200_1762430300-Pangeran_William__2_.jpg)
Pangeran William, Pangeran Wales, kini dilarang menggunakan skuter listrik di dalam wilayah Windsor Great Park menyusul kepindahannya ke Forest Lodge, kediaman barunya yang terletak di dalam kawasan seluas 4.800 hektar tersebut. Aturan ketat di Windsor Great Park melarang semua bentuk transportasi bermotor, termasuk skuter listrik, demi alasan keselamatan dan manajemen lalu lintas, mengakhiri kebiasaan Putra Mahkota yang sebelumnya sering terlihat menggunakan kendaraan roda dua tersebut. Otoritas telah memperingatkan bahwa siapa pun yang melanggar ketentuan ini dapat menghadapi denda, poin penalti pada surat izin mengemudi, bahkan penyitaan kendaraan oleh polisi.
Sebelumnya, Pangeran William sering menggunakan skuter listriknya di sekitar Adelaide Cottage, kediaman lamanya di dalam Windsor Castle Estate yang terpisah empat mil jauhnya dan mencakup area seluas 655 hektar, di mana penggunaan skuter listrik diizinkan. Ia bahkan pernah terlihat tiba di acara pertemuan dengan aktor Eugene Levy menggunakan skuter listriknya. Namun, dengan perpindahan ke Forest Lodge, Pangeran William, yang berusia 43 tahun, harus mematuhi regulasi baru tersebut. Seorang sumber internal menyatakan bahwa sang Pangeran "sangat senang dan siap untuk mematuhi aturan tentang skuter listrik di Windsor Great Park."
Secara hukum di Inggris Raya, penggunaan skuter listrik pribadi dilarang di jalan umum, trotoar, atau jalur sepeda. Skuter listrik pribadi hanya boleh digunakan di lahan pribadi dengan izin dari pemilik lahan. Thames Valley Police, yang memiliki yurisdiksi atas area Windsor, telah secara aktif menindak penggunaan skuter listrik ilegal, melakukan penyitaan dan penangkapan dalam operasi yang menargetkan penyalahgunaan kendaraan ini di jalan umum. Sejak 1 Juni hingga 8 September 2024, Thames Valley Police menyita 118 skuter dan sepeda listrik, dengan 21 di antaranya terjadi pada bulan September.
Larangan ini tidak hanya mencerminkan adaptasi pribadi Pangeran William terhadap aturan baru tetapi juga menyoroti kompleksitas integrasi teknologi transportasi baru ke dalam kerangka hukum yang ada, terutama di area sensitif seperti perkebunan kerajaan yang sering diakses publik. Windsor Great Park melarang transportasi bermotor karena alasan keselamatan dan manajemen lalu lintas, dengan jalanan umumnya dicadangkan untuk penduduk dan pekerja perkebunan, kecuali pengendara sepeda. Kebijakan ini menekankan pentingnya kepatuhan hukum tanpa memandang status sosial, sekaligus menegaskan peran Keluarga Kerajaan sebagai teladan dalam mematuhi peraturan yang berlaku bagi seluruh warga.